Saturday, August 4, 2018

Jika Prabowo Pilih No 4, Bikin Nangis Ulama dan PKS

Image result for Prabowo dan Salim Segaf
Prabowo dan Salim Segaf Al-Jufri
                                                   
Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan wakilnya dalam Pilpres 2019. Empat partai koalisi; Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat sepakat memberikan dukungan Prabowo sebagai capres penantang Jokowi.

Partai koalisi ini juga memberikan kebebasan kepada Prabowo untuk memilih calon pendampingnya. Partai koalisi ini menyodorkan kader-kader terbaiknya kepada Prabowo.

1. Salim Segaf Al-Jufri
Ia Ketua Majelis Syuro PKS. Ia adalah salah satu nama dari 9 nama yang disodorkan oleh PKS kepada Prabowo. Selain usulan PKS, nama Salim Segag juga merupakan usulan nama hasil rekomendasi Ijtima Ulama.

2. Zulkifli Hasan.
Ia adalah ketua umum PAN yang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI. Namanya diusulkan oleh PAN untuk menjadi pendamping Prabowo walaupun pada awalnya diusulkan untuk menjadi calon presiden.

3. Ustaz Abdul Somad
Ia adalah seorang dai atau penceramah agama yang sedang tersohor. Popularitasnya membetot perhatian umat Islam. Namanya menjadi salah satu nama yang direkomendasikan para ulama yang terkumpul dalam Ijtima Ulama di Jakarta. Nama Abdul Somad melengkapi Salim Segaf yang direkomendasi ulama untuk Prabowo.

4. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
AHY adalah anak dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Nama AHY ini didorong langsung oleh ayahnya SBY untuk mendampingi Prabowo setelah sebelumnya berkoalisi dengan Jokowi tidak ada titik temu.

Tentu saja, bila AHY yang dipilih Prabowo maka akan terjadi perubahan peta politik baru. Partai Demokrat yang baru bergabung belakangan dan bila AHY yang dipilih maka akan mengecewakan PKS yang selama ini sudah lama menjalin koalisi dengan Prabowo.

Yang pasti, tak hanya PKS yang menangis, tapi juga para ulama yang bergabung dalam acara Ijtima Ulama akan kecewa dan akan menarik dukungan kepada Prabowo.