Ngakak sampai Subuh, New Normal Itu NU Normal

Ilustrasi baca yasinan dan tahlilan (Foto/Pixabay)
Humor Berita - New normal trending di twitter. Kehidupan baru digaungkan menyusul dianggap sudah meredanya wabah corona. Semua akan memulai kehiduapan atau kenormalan yang baru.

Perilaku physical distancing, pakai masker, cuci tangan pakai sabun akan merwanai kehidupan warga setelah mengalami karantina wilayah di saat pandemi Covid-19. 

Itulah beberapa perilaku yang harus dijalani warga saat dimulainya New Normal. Namun, istilah new normal memiliki arti sendiri bagi Nahdlatul Ulama 
(NU). 

Apalagi sebelumnya semua warga melakukan work from home, kerja dari rumah, ibadah di rumah, dan belajar di rumah. Tentu saat new normal melahirkan suasana baru.

Warganet sendiri menyebut New Normal adalah bacaan dari ejaan NU Normal. Sementara secara makna kiprah NU menjadi jadi normal kembali. Maksudnya bagaimana?

Karena selama wabah corona, banyak aktivitas, tradisi, ibadah orang-orang NU tidak "normal' lagi. Tahlilan bersama tidak ada, yasinan tidak ada, salat berjamaah taraweh 23 rakaat selama ramadhan ikut 11 rakaat.

"Warga NU yang kemaren pindah sementara ke @MuhammadiyinGL mohon bersiap untuk kembali," cuit NU Garis Lucu@NUgarislucu, 27 Mei 2020.

Bahkan akun NU Garis lucu menyebutkan, sudah mulai banyak orang berziarah ke kuburan di era New Normal. 

Seperti diketahui, ziarah adalah tradisi orang-orang NU saat mengawali Ramadhan dan menghadapi 1 Syawal yang saat itu mereka tidak bisa melakukannya karena corona.

"Warga NU yg kemaren pindah ke MD (Muhammadiyah-red) karena NU sedang tidak Normal," komentar sandi andri irawan @sandee_nr.

Bahkan ada yang menyebut warganet lainnya, "bersiap memasuki NU Normal: Berkat Tahlilan ganti Oreo Supreme," komentar pengguna Twitter.

Ada juga yang menyebut nanti tahlilan model baru. "Tahlilan mode NU Normal. Platform yg direkomendasikan: Zoom," cuit Ormas Parkir@HeksaRp

Comments