Menteri Jokowi Jualan Kalung Anti Corona Bikin Netizen Ngakak

Ilustrasi warganet ketawa (Sumber/Twitter/@KKMPutrajaya)

humorberita.com - Tontonan para pejabat negeri +62 seperti stand up comedy. Kali ini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menawarkan obat penawar virus corona Covid-19.

Menurut Yasin hasil penelitan dari kementeriannya, alat yang diproduksnya mampu menangkal virus corona. 

Alat ini berbentuk semacam kalung yang dipakaiakan di leher seseorang. Kalung yang terbuat dari bahan kayu putih diklaim bisa mematikan corona. 

"Ini antivirus hasil Balitbangtan, eucalyptus, pohon kayu putih. Dari 700 jenis, 1 yang bisa mematikan Corona hasil lab kita. Dan hasil lab ini untuk antivirus," jelas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Jumat (3/7/2020).

Sontak pernyataan anak buah Jokowi ini mengundang reaksi warganet. Mereka tak habis pikir dengan ide menteri pertanian ini. 

"Berkat kepemimpinan pakde @jokowi, Indonesia akan selamatkan dunia dari virus Corona!," sindir berlian @berlianidris.

"Jadi makin geli lihat pemerintahan skrg. Koq bisa ada kalung anti corona. Kalau mau gak waras jgn ajak2 orang donk kementan," cuit Haji Umar Syadat
@UmarAlChelsea75.

"Gak ngerti deh buat apaan coba kalung anti corona bisa buat warga yg kena corona sembuh? Pls, daripada uang ya buat tuh kalung, mendung uangnya digunain buat beli obat²an buat pasien," jawab @clouddy93. 

"Habis Presiden marah, menterinya makin kreatif, ada yang jualan kalung dan pilkada anti korona,' komentar maijebing @MaiJebing.

Comments

  1. Selamat Datang di DewaLotto...

    Kini DewaLotto Menyediakan Berbagai Game Betting Online

    Hubungi WA : https://wa.me/855888765575 ( +855 88 876 5575 )

    Kini Hadir Deposit via Pulsa Telkomsel / XL ( Online 24 Jam )

    1 USER ID UNTUK SEMUA GAME | TOGEL ONLINE | SLOT GAMES | LIVE CASINO | SPORTSBOOK | SABUNG AYAM | POKER ONLINE & DOMINOQQ | TRANSAKSI DI JAMIN AMAN 100%

    BAGI YANG KESULITAN MENGAKSES SITUS DEWALOTTO DI KARENAKAN INTERNET POSITIF, SILAHKAN GUNAKAN WWW.DEWA-LOTTO.VIP

    ReplyDelete

Post a Comment