Bikin Bingung, Ramai-ramai Artis Jadi Wartawan Dadakan di YouTube

Ilustrasi kartun luna maya (Sumber/cartoonzet)

humorberita.com - Saat ini beredar luas artis menjadi wartawan dadakan. Mereka melakukan seperti yang dilakukan wartawan. Wawancara dan mempublish atau mempostingnya di akun channel YouTube.

Sebelumnya, artis menjadi narasumber kini menjadi pewawancara narasumber. Sebelumnya artis dikejar-kejar wartawan, kini artis cukup membuat postingan di akun media sosial mereka.

Kalau dulu artis mau terkenal atau viral harus ketemu wartawan, sekarang artis cukup membuat konten dan menunggah video sendiri. Itulah beberapa perubahan gaya kerja artis di dunia informasi.

Informasi memang berbeda dengan berita. Berita lebih spesifik dan merupakan hasil kerja jurnalistik. Sementara informasi lebih umum dari berita. Tidak semua informasi itu berita. Tapi sebaliknya, berita itu informasi. 

Nah, dalam konteks itu, artis hadir mengisi pemberi informasi. Mereka bisa membuat konten soal gaya hidup yang kemudian diunggah di platfom media sosial. Inilah bagian artis menyampaikan informasi tentang sosoknya ke publik.  

Dalam masalah ini tidak terlalu perlu dikhawatirkan dampaknya. Karena mereka bercerita tentang diri mereka sendiri soal mobil, rumah, jalan-jalan, kuliner, dll. 

Namun, ada juga artis secara khusus mewawancarai narasumber yang kemudian dimuat di media sosial mereka, misalnya di YouTube.  Modelnya beragam. Ada yang mewancarai sesama artis ada juga yang bukan artis.

Saat mewawancarai dengan sumber artis dalam batas tertentu tidak terlalu masalah efeknya bagi publik. Karena tema yang dibicarakan masih seputar kehidupan artis. Mereka biasanya disebut sebagai YouTuber, vlogger, atau influencer, atau buzzer.

Namun, kadangkalanya mereka mewawancarai narasumber yang serius yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Yang pasti tidak ada hubungannya dengan dunia artis atau entertainmen.

Misalnya mengundang narasumber ahli ekonomi, ahli kesehatan, ahli politik untuk diwawancarai membahas tema-tema yang sedang trending saat ini. Di sinilah kemudian menimbulkan pertanyaan dan persoalan, seperti yang terjadi baru-baru ini.

Misalnya kasus artis Anji saat mengundang Hadi Pranoto sebagai narasumber di channel YouTubenya. Anji mewawancarai dengan mengenalkan Hadi sebagai profesor bidang mikrobiologi. 

Bahkan dalam wawancaranya, Anji membiarkan Hadi nyerocos soal herbal temuannya mampu mengobati virus corona. Anji tanpa menkritisi atau mengklarikasi soal herbal tersebut. Termasuk tanpa menjelaskan sosok Hadi ini siapa?

Apakah sumber seperti Hadi Pranoto layak dijadikan narasumber soal corona. Ini sebenarnya adalah pertanyaan dasar yang harus diseleksi awal oleh pewawancara.

Kasus yang terjadi dengan Anji banyak di kalangan selebriti saat ini. Misalnya pernah juga dilakukan oleh artis Luna Maya wawancara dengan dokter hewan Indro Cahyono soal virus Corona yang bikin hebob. Mereka seolah-olah menjadi wartawan dadakan. Akibatnya, kadang wawancaranya bikin bingung bahkan bikin gaduh warganet.

Sebaliknya, ini juga menjadi tantangan wartawan dan media dengan gencarnya artis menggunakan platform media sosial untuk ikut bagian menyampaikan informasi.

Comments