Mau Sehat Medis dan Non Medis? Bacalah Doa Ini

Hana Hanifah Lolos Ya? Lucunya Negeri Mukidi

Ilustrasi kabar Hana Hanifah (Twitter/@akbar_rizaldie)
humorberita.com - Hana Hanifah mulai tersenyum. Ia sudah mulai menebar pesona kembali ke sana ke mari. Hana juga sudah mulai tampil di media sosial. Ia buka suara di channel YouTubenya.

Kasus dugaan prostitusi di Medan hanya menetapkan Hana Hanifah sebagai saksi. Begitu juga seorang pria sebagai pemesan jasanya sebagai saksi. Hingga tiga minggu ini tak ada perkembangan berarti kasus hukum Hana Hanifah.

Hana Hanifah tak lagi malu. Terbaru ia menjadi narasumber di YouTube channel Deddy Corbuzier. Di sana, ia menjawab bahwa dirinya tidak telanjang saat penggerebakan di kamar hotel.

Hana Hanifah mengklaim saat ganti baju pemotretan tiba-tiba polisi masuk ke kamarnya. Saat itu, ia sedang ganti baju di kamar mandi. Menurutnya, ganti baju untuk pemotretan seksi.

Pengakuan Hana Hanifah ini berbeda dengan pernyataan polisi saat pengerebekan. Mana yang benar? Yang tahu hanya polisi dan Hana Hanifah. Nanti tinggal dibuktikan di pengadilan. 

Tapi apakah kasus Hana Hanifah bakal ke pengadilan? Tidak tahu juga. Biarkan polisi bekerja dulu untuk melengkapi berkas kasus Hana Hanifah.

Secara hukum, polisi harus menuntaskan kasus ini. Dalam kasus prostitusi biasanya pemberi dan penerima jasa layanan seks bebas.

Polisi jangan terjebak pada orang penghubung atau perantara terjadinya prostitusi. Sementara perempuan pemberi layanan dan penerima layakan seks komersil lepas dari jeratan hukum.

Lebih lucu lagi, polisi kadang mengejar perempuan si pemberi layanan seks, sementara pria penerima layanan seks bebas. Seperti dalam kasus Vanesa Angle.

Tak hanya itu kelucuan terjadi. Masyarakat pun kadang lebih suka menyoroti perempuannya, seperti kasus Hana Hanifah. Sementara pria penikmat seknya tak dikejar. Seharusnya, pria pemesan itu layak dapat hukuman pidana maupun hukuman sosial.

Kasus Hana Hanifah hingga sekarang pria pemesannya tak jelas batang hidungnya. Akibatnya, sebagian besar orang sudah melupakan keberadaan pria yang diduga memesan Hana Hanifah.

Tak hanya pria pemesan Hana Hanifah yang dilupakan, pada sosok Hana Hanifah juga sama. Masyarakat sudah mulai lupa kasusnya. Masyarakat bahkan mulai ramai-ramai memberikan karpet merah kepada Hana Hanifah. Apakah ini berarti Hana Hanifah lolos dari jeratan hukum dan sosial?


Comments