Jaksa Pinangki Temanan dengan Buronan Djoko Tjandra, Unik Tapi Nyata

Ilustrasi jaksa (foto/pngocean)

humorberita.com - Di laman media sosial, warganet ramai mengkritik perilaku pejabat Kejaksaan Agung. Salah satu pejabatnya, yakni Jaksa Pinangki menjadi bahan sorotan publik.

Jaksa Pinangki yang melekat tugasnya sebagai penuntut di dalam kasus hukum ternyata ia mengabaikan tugas mulai itu. Pinangki malah sebaliknya merasa tidak berdosa membiarkan buronan berkeliaran.

Ini bukan dongeng. Ini kisah nyata. Kasus Djoko Tjandra yang telah menjadi buron, sebelum ditangkap lagi, selama 11 tahun jadi buruan Kejaksaan Agung malah ditemani dan dilayani.

Jaksa Pinangki pun diduga menemani sampai ke luar negeri. Ia berubah profesi, yang tadinya penuntut kemudian menjadi pemandu buronan. Jaksa Pinangki rela memberikan peluang buronan Djoko Tjandra lolos dari jeratan hukum dengan rencananya untuk pengajuan PK.

Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra saling memahami. Tidak ada pertemanan yang gratis. Djoko Tjandra berteman dengan Pinangki agar kasus hukumnya bebas. Sementara Jaksa Pinangki pun sadar dia akan menerima "sesuatu" dari Djoko Tjandra.

Pertemanan yang penuh rekayasa ini berujung buruk. Belakangan, ulah mereka ketahuan. Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki ditetapkan sebagai tersangka dan masuk tahanan.

Seharusnya, jaksa dan buronan itu seperti film animasi Tom and Jerry. Kucing yang selalu mengejar tikus. Jaksa memburu buronan. Kalau kucing dan tikus berteman itu luar biasa. Tapi kalau jaksa dan buron jadi temanan itu unik, tapi nyata.


Comments