Friday, September 18, 2020

Kampret Kecebong Hilang, Kadrun Malah Dibangunkan Ahok

Ilustrasi kartun Habib Riziq Shihab dan Ahok (Sumber/Geotime)

humorberita.com
- Ahok kembali membuat panas kuping sejumlah pihak. Baru-baru ini Ahok selaku Komisaris Utama Pertamina mengungkap aib keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan khususnya Pertamina.

Di tengah kritik terhadap pejabat BUMN itu, ia juga menyebutkan istilah kadrun yang ditudingnya akan bikin gaduh bila ia menjadi Direktur Utama Pertamina.

Sontak pernyataan Ahok ini mengundang pro kontra. Penyebutan istilah kadrun sekaligus menuding akan bikin kegaduhan membuat meradang sejumlah pihak, khususnya kelompok yang selama ini mengkritik kebijakan Jokowi.

Nama kadrun sendiri sebelumnya disematkan kepada kelompok Islam yang berbau ke arab-araban. Makanya Kadrun itu kepanjangan dari kadal gurun. Binatang yang hidup di padang pasir yang suka timbul dan sembunyi.

Label gurun disematkan oleh pendukung Jokowi kepada kelompok Islam yang diasosiasikan kepada Habib Riziq Sihah, FPI, dan pengikutnya. Penyebutan ini muncul setelah Pilpres 2019 usai. Kadrun pengganti nama kampret.

Seperti diketahui sebelumnya, kepada kelompok pengkritik Jokowi bernama kampret. Sementara pengkritik Prabowo dilabeli kecebong.

Namun, setelah Pilpres, nama kecebong dan kampret "dihilangkan" berganti nama. Untuk pengkritik Jokowi disematkan nama kadrun, sementara pendukung Jokowi dilabeli BuzzerRP.

Jauh hari sebelumnya, saat Jokowi terpilih jadi presiden ia meminta istilah atau kelompok kecebong dan kampret diakhiri. Semua bersatu membangun bangsa.

Sayang, di tengah perjalanannya memimpin negeri ini muncul kembali istilah baru buzzerRP dan kadrun. Dan tak tanggung-tanggung, kondisi makin panas saat Ahok membangunkan kembali nama kadrun. Tanpa sadar, Ahok membangkitkan kembali sentimen penentang dirinya dan Jokowi.